Jumat, Mei 30, 2008

Lampu Jalan

Sudah sekian lama beberapa titik lampu jalan terbiarkan mati tak bernyawa.
Kita berinisiatif memasang lampu sendiri dibawah lampu yang sebenarnya.
Dan teranglah dunia...terimakasih warga ertesatu !! dan terima kasih seluruh warga DB-1,
berkat dukungan dananya semua jadi terang.

Dua hari yang lalu tepatnya 28 mei 08 tiga titik lampu yang mati tersebut dibetulin oleh beberapa orang,
mungkin dari HDP. Hasilnya semua lampu nyala. Sehingga ada 2 titik lampu yang dobel.
satu asli dan bawahnya tambahan.

Namun sore ini 30 mei 08 ketiga titik lampu yang baru di betulin tersebut MATI lagi.
Anehnya kenapa yang mati lampu itu itu saja ?
Lagian bisa kompak bareng padahal letaknya berbeda beda !
entahlah ...EGP
kan dibawahnya sudah ada lampu cadangan,
tinggal satu didepan pak Robby yang belum ada cadangannya
BAGAIMANA kalau disitu juga kita pasang lampu cadangan ?

Siapa yang setuju? trus mo nyumbang apa ?kabelkah?bohlamp kah?
Baca Selengkapnya ! - Lampu Jalan

Rabu, Mei 14, 2008

Baliho DUTA BUMI tlah berganti wajah


Perubahan adalah salah satu ciri dari sebuah dinamika. Sebuah kawasan yang hidup pasti penuh dengan dinamika. Bagaimana dengan kawasan Duta Bumi sector 1 khususnya? Apakah ada dinamika disini? Pasti lah ya, hasil rapat terbaru kemarin di Saung KITA adalah salah satu bukti adanya dinamika.

Banyak dari kita tidak menyadari adanya perubahan baliho Duta Bumi di gerbang BUlevar Hijau. Coba bandingkan foto ini dengan foto yang ada di sebelah kanan. Berbeda bukan…. Yah semoga saja itu membawa perubahan yang baik bagi kita semua.

Kali ini bukan hasil tangkapan kamera sang paparasi namun khusus diambil dengan kamera SLR merk OLYMPUS type E-510 oleh seorang fotografer senior yang saat ini menjabat sebagai manager di RisingStar house of photography. Beliau adalah Pak Irwan Rusdi, beliau sempat titip salam untuk warga Duta Bumi dan mengucapkan terima kasih kepada warga Duta Bumi yang telah banyak menjadi pelanggan di RisingStar house of photography…..

Baca Selengkapnya ! - Baliho DUTA BUMI tlah berganti wajah

Minggu, Mei 11, 2008

Saung KITA untuk rapat RW

Minggu 11 Mei 2008 jam 19:30 wib di Saung KITA kedatangan tamu tokoh tokoh masyarakat Duta Bumi sektor 1 beserta para pengurus RW 028. Adapun agenda rapat ini adalah membahas 3 poin masalah utama.
1. Pagar pembatas teritorial
2. Rencana Pembangunan kantor RW
3. Rencana Pembangunan lapangan Volley

Rupanya antar RW28 dan RW 06 Pejuang Pratama telah ada kata sepakat sehingga akan segera dibangun pagar BRC di batas wilayah kita yang berbatasan dengan Pejuang Pratama maupun Duta Bumi sektor 2. Dalam rapat ini setelah melalui voting diputuskan bahwa pemasangan pagar terletak disisi luar selokan air.

Untuk rencana pembangunan kantor RW sudah ada draf/gambarnya dan sudah dibentuk panitia. Lokasi sementara ada di area tanah kosong dekat dengan pak haji manatigor, namun kita diwakili pak toto juga membuka pintu bila kantor RW akan dibangun disamping saung kita.

Rencana pembangunan lapangan volley rupanya menemui jalan buntu karena tidak ada lokasi yang memungkinkan untuk pembangunan lapangan tersebut.
Baca Selengkapnya ! - Saung KITA untuk rapat RW

Gerakan SABTU BERSIH


Sesuai edaran dari RW bahwa mulai tanggal 10 Mei 2008 ini setiap hari sabtu semua warga diharapkan menyempakkan waktunya untuk bersih bersih lingkungan.

Di hari pertama ini tampak bapak Suparno yang paling semangat membersihkan jalan utama kita. Bayangkan saja beliau sendirian membersihkan hampir sebagian besar jalan utama dari gerbang utama sampai dengan tikungan. Kita selayaknya angkat jempol LIMA buat beliau karena sebagian dari kita lebih peduli membersihkan wilayah depan rumah kita sendiri namaun ayah dari AULIA ini rela dan senang hati membersihkan jalan depan rumah tetangganya.
Baca Selengkapnya ! - Gerakan SABTU BERSIH

Jumat, Mei 09, 2008

turut BERduka CITA

Umur memang tidak bisa ditebak....
Itu semua menjadi RAHASIA alam

Tanpa ada tanda tanda sebelumnya...atau tanpa ada firasat apa pun...
akhirnya terjadi juga....

di wilayah ertesatu ini adalah yang ketiga kalinya...
Yang dua terdahulu berada di kawasan depan, kini menyusul dari wilayah kita bagian belakang.

Kita semua warga ertesatu sampai detik tulisan ini di posting belum tahu secara jelas
apa yang menjadipenyebab kematiannya

Namun apa pun penyebabnya kita berharap hal ini tidak akan terulang lagi
dan tentunya semua itu kita kembalikan kepada yang atas...

Tanpa bermaksud menduga-duga...dan mengungkit ungkit hal yang telah terjadi....
tapi kami punya prediksi apa yang menjadi penyebab kematiannya
mungkin saja bolamnya putus....
atau instalasi kabelnya yang putus...

Akhir kata area depan rumah pak Robby menjadi gelap....
karena lampu penerangan jalan MATI....
Baca Selengkapnya ! - turut BERduka CITA

PAGAR batas teritorial DUTA BUMI sektor 1


Sudah tahukah anda ?
Bahwa kita akan berencana membuat pagar batas teritorial Duta Bumi sektor 1. Ini sudah masuk ke agenda kerja RW kita. Kita tinggal tunggu realisasinya.

Rabu 7 mei 08 kemarin pak Latif sekuriti kita tertangkap kamera paparasi saat sedang mengukur panjang sisi jalan yang akan dibangun pagar. Gosipnya sih mau dibangun pagar pakai kawat BRC.
Yah lumayan dah Duta Bumi sektor 1 menjadi lebih "cluster" (asal bukan klateri aja )
Baca Selengkapnya ! - PAGAR batas teritorial DUTA BUMI sektor 1

Selasa, Mei 06, 2008

erTESAtu pusat bisnis



Kita pikir tidak ada salahnya kita buka usaha dirumah, yah namanya urusan dapur harus tetap ngebul…

Salah satunya usaha jual material bahan bangunan misalnya, sedikit banyak ini juga memudahkan kita bila mau belanja material tidak perlu jauh jauh.


Bahkan ini juga membantu membuka lapangan kerja baru bagi warga KAMPUNG sekitar DUTA BUMI sector 1.

Kalau kita bicara aturan, memang secara hukum bangunan perumahan peruntukannya jelas untuk rumah tinggal bukan untuk bisnis. Biasanya developer menyediakan tempat khusus untuk kawasan bisnis seperti ruko dan rukan. Untuk kawasan Duta Bumi sector 1,2 dan 3 sepertinya kawasan itu tidak tersedia sehingga muncul lah beberapa usaha di perumahan. Mulai dari toko kelontong, air minum isi ulang sampai toko material.

ERTESATU sebagai kawasan terdepan menjadi pilihan tempat usaha. Hal tersebut berdampak positif tetapi ada juga negatifnya. Contohnya untuk toko material, mengakibatkan jalan rusak karena beban truk material. Rupanya karena keseringan buat parkir truk dengan beban berat got didekatnya menjadi mampet tergencet beban berat sehingga aliran got dari gerbang Duta Bumi sector 1 sampai sebelum toko material menjadi tidak lancar.

Sewaktu bongkar material truk juga menghabiskan separo badan jalan sehingga mengganggu pengguna jalan. Bahkan posisi truk tersebut menghalangi pandangan bagi warga ertesatu yang mau keluar dari gang sehingga sempat nyaris terjadi kecelakaan disitu.

Yah…dapur memang harus tetap ngebul…tapi ya langkah baiknya kalau tidak merugikan pihak lain, jaga hubungan baik dengan warga sekitar, tentu usaha kita akan lancar cring…cring….cring…

Baca Selengkapnya ! - erTESAtu pusat bisnis

Senin, Mei 05, 2008

PERESmian SAUNG KITA





Minggu 4 Mei 2008 kurang lebih pukul 13:30 wib secara resmi SAUNG KITA diresmikan penggunaannya oleh bapak Zainal Arifin Sinaga selaku Ketua RW di damping bapak Icha sebagai wakil RW dan disaksikan oleh warga ertesatu.

Setelah acara seremonial dilanjutkan dengan ungkapan rasa syukur dengan makan bersama. Tidak ketinggalan menu utama ertesatu yaitu BEBEK !!! Acara pun berlangsung seru di isi dgn komunikasi warga dan RWnya.


Dirasa acara sudah cukup Pak RW pun berpamitan…

Namun tiba tiba ada asap mengepul di pojok saung, rupanya pagar beton itu berlubang cukup besar (orang dewasa bisa masuk). Pak RW pun langsung minta tangga untuk melihat aktifitas dibalik pagar beton itu. Beliau melihat beberapa ibu ibu dan anak anak membakar sampah pas dilubang tersebut.

Dengan arif dan bijaksana pak RW minta tolong agar klain kali kalau bakar sampah jangan pas di lubang itu.

Sepertinya kedua belah pihak bahasanya belum sama jadi perlu penerjemah atau setidaknya musti komunikasi antar RW. Yah PR pak Sinaga tambah dong !!! Pak Sinaga Good Luck yaaa….!!!

Baca Selengkapnya ! - PERESmian SAUNG KITA

temu warga ERTESATU mei 08

Pertemuan warga tanggal 3 mei 2008 di rmh bpk. Efefendi kali terbilang cukup banyak yang hadir. Pertama karena acaranya bareng dengan acara pertemuan ibu2 di tempat yang sama. Alasan kedua karena sekalian pembagian lembar PBB untuk bayar pajak. Alasan ketiga apa lagi ya….? KARENA ADA BEBEK !!!

Keluarga yang hadir dalam acara ini adalah :

1. Effendi

2. Rusliyanto

3. Rindu Siregar

4. Siti Rhodiyah

5. Darwin Australia Martinez

6. Yuswinanto

7. Narto

8. John Piter Situmorang

9. Wahyu Robbyansah

10. Teguh Waluyo

11. Musyawal

12. Ari

13. Tuswandi

14. Suparno

15. Hery Wewe

16. Krismanto

Issu yang terangkat dalam pertemuan ini selain data PBB yang masih kurang pas juga masalah portal untuk lalu lintas mobil pak Wandi dan akses tangki air isi ulang. Pak John sebagai warga yang punya usaha di wilayah ertesatu ini complain dengan digantinya kunci portal yang selama ini digunakan untuk akses mobil tangkinya. Pak RT kita rupanya bertindak cepat, malam itu langsung menemui pak RW untuk meminta penjelasan, karena beliau merasa tidak mendapat pemberitahuan sebelumnya.

Alhasil Pak John dan Pak Tuswandi diundang ketemu dengan pihak RW pada hari minggu 4 mei 08. Menurut ceritanya ternyata memang ada mis komunikasi di antara mereka dan intinya akses jalan itu tetap diberikan kepada kita, hanya kunci tetap dipegang sekuriti.

Ini adalah proses pembelajaran bagi kita semua, agar dalam segala sesuatunya itu perlu sosialisasi terlebih dahulu. Selain itu alangkah lebih indahnya seandainya segala sesuatunya itu juga dikomunikasikan sebagai pemberitahuan. Kita semuanya mungkin paham apabila tanpa ada pemberitahuan apa2 tahu2 portal tidak bisa dibuka katanya kunci tak ada, padahal pak Wandi mau pulang ke rumahnya sendiri. Mobil mau ditinggal disitu kalau terjadi apa2 siapa yang tanggungjawab ? akhirnya pak Wandi menitipkan mobil boxnya ke Bulevar Hijau di rumah temannya. Coba kalau anda jadi pak Wandi (maaf) umpatan apa yang keluar dari mulut anda ?

Baca Selengkapnya ! - temu warga ERTESATU mei 08

Sabtu, Mei 03, 2008

SELEBRITIS APRIL 08

Kategori selebritis versi www.ertesatu.co.cc terdiri dari 2 macam.
1. Selebritis HOT
Adalah yang belum bayar iuran sampai batas waktu yang ditentukan oleh RW yaitu sampai tgl 20 tiap bulannya.
HOT APRIL adalah :
1. Bpk. Musyawal
2. Bpk. Robby.
2. Selebritis TOP
Adalah yang belum bayar iuran sampai habis bulan alias sudah berganti bulan.
TOP APRIL adalah :
1. Bpk. Alexander
2. Bpk. Sianturi
3. Bpk. Isfendi Tabloid
4. Bpk. Eka Juandi
Baca Selengkapnya ! - SELEBRITIS APRIL 08

Jumat, Mei 02, 2008

SAUNG KITA tlah berdiri





Kamis 1 Mei 2005 berdirilah sebuah SAUNG di taman erstesatu. Tanah segi tiga yang dialokasikan sebagai tanah fasos/fasum atau khususnya sebagai taman ini sudah lima tahunan terbengkelai. Taman tetapi bukan taman. Kita sudah capek mengurus realisasi taman ini ke HDP (Hasana Damai Putra) baik via RW maupun langsung.

Kabar terakhir ada angin segar dari pihak RW yang mendukung pemanfaatan taman tersebut. Impian ertesatu adalah membangun sebuah bangunan yang dapat dimaanfaatkan bersama. Impian itu sudah cukup lama terpendam karena status taman belum jelas dari HDP, takutnya kalau kita bikin dengan swadaya ertesatu nantinya bisa dibongkar oleh HDP,kan sayang banget !!

Namun apa pun yang terjadi SAUNG itu sekarang telah berdiri dengan kokohnya. Sebuah saung knock down yang sewaktu waktu bisa di bongkar-pindahkan. Kita patut bersyukur kepada Tuhan karena dapat mewujudkan impian ertesatu. Kita juga mesti berterima kasih kepada PT. Bakrie Pipa sebagai sumber dana utama juga kepada TK Islam Sejahtera VI yang turut menyumbang sehingga SAUNG KITA ini berhasil berdiri dengan baik.

Selanjutnya kita tinggal melengkapi apa yang masih kurang dan tentunya kita sudah bisa mulai menggunakan walau pun secara resmi SAUNG KITA rencana akan diresmikan pada hari Minggu besok 4 Mei 2008. Satu lagi yang masih kurang adalah nama taman kita ini, semoga pada pertemuan warga sabtu 3 Mei besok dapat kita tetapkan sebuah nama yang bagus buat taman kita.

Silahkan masing2 siapkan nama siapa tahu cocok… bebas aja misalnya TAMAN IMPIAN JAYA TESA (erTESAtu) dan seterusnya…..
Baca Selengkapnya ! - SAUNG KITA tlah berdiri

PROfiL Pak Tahir sang Dept Kolektor kita




Pada tanggal 14 September 1959 di sudut kawasan Makasar/Ujung Pandang , Sulawesi Selatan lahirlah seorang bayi laki-laki yang diberi nama Mohamad Tahir.

Beliau adalah anak dari seorang Perwira Purnawirawan TNI AD (Anggota Veteran Pejuang Kemerdekaan RI).

Sosok bayi itu sekarang telah menjadi seoarang ayah dari 5 anak yang tinggal di Komp.Pejuang Pratama Blok P/29 RT 10/06 Kawasan Kota Harapan Indah.

Pak Tahir adalah nama panggilan beliau sehari-hari. Beliau adalah Dept Kolektor ERTESATU yang bertugas secara resmi mengumpulkan uang iuran bulanan warga ertesatu. Disamping itu sebagai pekerjaan pokoknya adalah sebagai sekuriti Duta Bumi sector 1 dan saat ini menjabat sebagai Komandan Regu (DANRU). Di Duta Bumi Sektor 1 ini diawali pada tahun 2005 jadi saat ini kurang lebih telah 3 tahunan.

Pak Tahir ini ternyata telah malang melintang di dunia persekuritian, pengalamannya tidak perlu diragukan lagi. Awalnya beliau sebagai sekuriti di PT. Bina Jaya Perkasa ( Jakarta) lantas pindah ke PT.Dwi Tama Prima Sakti (Jakarta) dilanjutkan di PT.Sochang (Tangerang).

Cukup melelahkan memang pekerjaannya namun itu beliau pandang sebagai amanat tanggung-jawab yang dipercayakan kepadanya. Apalagi beliau masih harus menghidupi ke 5 anaknya yang masih kecil kecil. Dita Oktaviani adalah si bungsu yang baru berumur 1 tahun 2 bulan dan si sulung adalah Devi yang baru menginjak remaja dan masih sekolah di kelas 2 SMU. Masih ada Riani anak ke 2 dan Yanuar Rahman anak ke 3 serta Ridwan anak ke 4. Jadi bisa dibayangkan betapa beratnya perjuangan Pak Tahir bersama ibu Susilowati sang istri yang aslinya dari Yogya namun dikenalnya di Jakarta.

Komisi dari dept kolektor ertesatu memang tidak seberapa, namun kita berharap sedikit banyak akan membantu meringankan beban beliau. Kita sebagai warga ertesatu sudah selayaknya angkat topi menghormati Pak Tahir. Namun bagi beliau warga ertesatu yang bersikap ramah, welcome, dan tidak menganggap beliau sebagai penagih hutang ( tapi sebagai penolong menyampaikan iurannya ke bendahara dari pada jalan sendiri )itu sudah lebih dari cukup katanya.

Pak Tahir yang low profile ini sempat bercerita suka dan dukanya menjadi kolektor iuran di ertesatu. Sukanya beliau bias lebih kenal dekat dengan warga ertesatu. Dukanya adalah bila harus bolak balik kerumah warga tidak langsung ketemu dan bila ketemu pun ada yang minta ditunda artinya lain waktu musti balik lagi. INGATPak Tahir JUGA MANUSIA !!!

Di kesempatan terakhir beliau yang bisa dihubungi di 021-32140839 atau di freq. 156.000 mhz ini sempat berpesan kepada semua warga ertesatu agar bias membayar iuran tepat waktu sesuai dengan batas waktu yang telah disepakati bersama. Bagi yang tidak selalu dirumah agar uang iuran sudah disiapkan dan dititipkan siapa yang ada dirumah. Semua ini demi kelancaran tugas yang dipercayakan kepada beliau. "Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya",katanya menutup pembaicaraannya.

Baca Selengkapnya ! - PROfiL Pak Tahir sang Dept Kolektor kita

Kamis, Mei 01, 2008

waBAH di erTESAtu


AWAS..!!! waspadai wabah di kawasan ertesatu...
Akhir2 ini setelah paparasi mengabadikan ibu Sumiany yang rajin merawat taman,
rupanya menggelitik tetangga sebelahnya yaitu bpk Hendricx Lin.
Tanpa sepengetahuan beliau sang paparasi mengabadikan momen ketika beliau menanam 1000 pohon di seberang depan rumahnya.

WABAH ini rupanya akan berlanjut di kawasan ertesatu sisi belakang.
Tunggu saja berita selengkapnya karena disinyalir WABAH peduli taman ini sebentar lagi meledak...

Ssssssssssstttttttt...ini ada bocoran dikit, tanah kosong yang kita punya itu akan dibangun taman lengkap dengan saung yang bisa kita manfaatkan buat tempat pertemuan kita.
Oke, bocorannya dikit aja ya...!!!!
Baca Selengkapnya ! - waBAH di erTESAtu
Related Posts with Thumbnails
 

KOMENTAR TERAKHIR

Instant Internet Business Ideas

ARTIKEL TERKINI

NAPAK TILAS PARA TAMU

TUT WURI HANDAYANI